Kamis, 22 Februari 2018

Berdakwah Lewat Dunia Digital

Dunia ini menghadapi keniscayaan adanya regenerasi. Pada generasi Baby boomers pertama, mereka sekarang usianya sudah di atas 70 tahun, dan Generasi Baby Boomerskedua, mereka antara 51-70 tahun. pada masa generasi ini dunia dakwah kita masih konvensional. pengajaran nilai masih terpusat di madrasah, pesantren, Surau.

Tetapi yang kita hadapi sekarang adalah generasi digital, orang menyebutnya sebagai digital natives generation. dimana segala kebutuhan informasi mereka ada di genggaman

Menghadapi generasi digital ini, tidak bisa lagi menggunakan cara lama,   Konsep dakwah dengan cara-cara konvensional tidak banyak berguna. sekarang cara baru dibutuhkan. semua yang lebih bisa diterima, yang accetable di kalangan anak-anak millenial

Konstelasinya sudah berubah, Media Digital sekarang sudah menguasai 65 persen lebih sebagai pusat arus informasi. Sehingga Dakwah NU Fardlu 'Ain, misalnya memproduksi video-video pendek satu menitan, membuat meme dengan konten-konten pencerahan yang menyejukkan, mengemas  dan menyampaikan nilai-nilai Aswaja melalui metode dakwah kreatif tersebut.

Perang saat ini perang media sosial, Dalam kaitan ini the content is a king. Otaknya berada di situ. Kalau soal content, NU punya segudang content. NU hanya butuh orang kreatif. tentu harus ada pasukan cyber yang kuat. Harus ada tim konten. Kalau generasi baby boomers dulu dikenalkan kata-kata bijak undzur maa qoola wa laa tandzur man qoola, digenerasi saat ini hal tersebut tidak berlaku lagi. Di era cyber war harus selektif dalam menyerap informasi apapun. Kebenaran kontennya akurat atau tidak ?
Dalam dunia cyber war, simbol apapun bisa dipakai untuk menyerang lawan. Bahkan konten baik pun bisa diplintir untuk menyerang lawan, mengambil manfaat atau melemahkan

Disarikan dari Majalah Aula,
02/tahunxxxx/Februari 2018

Masduki Baidlawi, Fardlu Ain NU berdakwah lewat dunia digital

Malu


Salah satu sifat yang dapat dijadikan barometer untuk mengukur kualitas keimanan seseorang adalah malu. Semakin kuat keimanan seseorang kepada Allah Swt., semakin besar pula sifat malu yang dimilikinya. Sebaliknya, semakin lemah keimanan seseorang kepada Allah Swt., semakin kecil pula sifat malu yang dimilikinya. 

Iman dan malu laksana dua sisi mata uang yang tidak bisa di pisahkan, seperti sabda Rasulullah Saw., "Iman dan malu keduanya adalah dua sejoli, jika salah satu dari keduanya hilang, maka akan hilang pula pasangannya" (HR Al-Hakim). 

Sifat malu, yang dalam bahasa arab di sebut dengan al-haya, adalah sifat yang mampu menjaga pemiliknya dari perbuatan-perbuatan yang dapat menghinakan dirinya dari Allah Swt., orang lain, atau dirinya sendiri. Orang yang mempunyai sifat malu tidak akan membiarkan dirinya melakukan perbuatan-perbuatan yang menjerumuskannya kepada jurang kehinaan. 

Maraknya perbuatan-perbuatan maksiat dan dosa pada dasarnya di sebabkan oleh hilangnya sifat malu dari para pelakunya. 

Kata al-haya, yang berarti malu berasal dari kata hayat, yang berarti hidup. al-haya termasuk dalam perbuatan-perbuatan hati "af'al al-qulub" artinya semakin hidup hati seseorang semakin besar sifat malu pada dirinya; dan orang yang hatinya telah mati tidak akan pernah merasa malu untuk berbuat maksiat dan dosa.

Orang yang paling sempurna hidupnya adalah orang yang paling sempurna sifat malunya. Hidup seseorang akan sangat bernilai jika ia mampu menumbuhkan sikap malu dalam hatinya. 

Tingkatan paling tinggi dari sifat malu adalah sifat malu pada diri seorang hamba kepada Allah Swt. Bentuk dari sifat malu itu adalah sebagai berikut :

Pertama, seorang hamba harus merasa malu dihadapan Allah Swt., jika ia melakukan dosa dan maksiat kepada Allah Swt. 

Kedua seorang hamba harus merasa malu di hadapan Allah Swt., jika ia tidak maksimal beribadah kepada Allah Swt. 

Ketiga, seorang hamba harus merasa malu dihadapan Allah Swt., jika ia tidak mampu bersyukur atas nikmat yang banyak dari Allah Swt., dan tidak mampu mendayagunakannya sesuai dengan kehendak Allah Swt., 

Keempat, seorang hamba harus malu di hadapan Allah Swt., Ketika ia mentaati perintah Allah Swt., dan tidak membangkang kepadanya seperti ketika Rasulullah Saw., merasa malu memohon kepada Allah Swt., untuk mengubah qiblat dari Baitul Maqdis ke Ka'bah padahal beliau menginginkan Ka'bah sebagai kiblat muslim.

(Masjid Qiblatain/ Bani Salamah - Madinah)
Akhirnya sebuah peristiwa itu terjadi pada tahun ke-2 Hijriyah, hari Senin bulan Rajab waktu dhuhur di Masjid Bani Salamah ini. Ketika itu Rasulullah SAW tengah sholat dengan menghadap ke arah Masjidil Aqsha. Di tengah sholat, tiba-tiba turunlah wahyu surat Al-Baqarah ayat 144, tentang perintah Allah mengubah arah qiblat ke Ka'bah.

Kelima, seorang hamba harus merasa malu kepada Allah Swt., ketika ia mencintai Allah Swt., Seorang hamba akan menangis ketika ia malu kepada Allah Swt., dan seluruh anggota tubuhnya akan runduk kepada perintah Allah Swt., 

Sebagai hamba Allah Swt., sepantasnyalah kita melakukan introspeksi diri, sudahkah kita memiliki sifat malu seperti di atas? 

Seberapa benarkah rasa malu kita kepada Allah Swt.,? Semoga kita tidak termasuk orang-orang yang tanpa rasa malu melakukan perbuatan maksiat dan dosa kepada Allah Swt. 

Wallahu a'lam. 

ZAKAT VIA INTERNET, ATM & SMS


Pada zaman yang serba canggih ini, banyak aktivitas masyarakat yang dilakukan secara instan, misalnya melalui internet. Dalam hal ini tidak hanya masalah muamalah yang dilakukan secara on line, tetapi juga masalah zakat yang memiliki sisi ubudiyah. Ada sebagian yang berpendapat bahwa pembayaran zakat via internet, ATM atau SMS di mana jika pihak lembaga zakat telah mencantumkan iklan atau pengumuman bahwa pembayaran zakat dapat dikirim melalui nomor rekening tertentu atau nomor SMS tertentu, maka pembayaran zakat seperti itu sah. Pembayaran zakat seperti ini diperbolehkan sebagaimana akad jual beli via internet. Sedangkan niat berzakat bisa dilakukan saat kita memasukkan ATM, mengklik internet, atau memencet tombol HP. Sedangkan pihak lembaga zakatnya nanti akan menyalurkan zakat tersebut kepada orang yang yang menerimanya sesuai aturan syariat yang berlaku. 

Pertanyaan :

Bagaimana hukum pembayaran zakat via internet, ATM, atau SMS ?

Jawab :

Pembayaran zakat via internet, ATM dan SMS hukumnya sah, bila disertai niat saat atau setelah proses pengiriman (transfer) zakat pada pihak atau lembaga yang dimaksud

Catatan :

     1. Dalam masalah ini terjadi aqad wakalah.              yang shohihah bil mu'athoh
    2. Menurut Sebagian Ulama' niat zakat boleh dilakukan saat transaksi dengan pihak BANK/Operator, meskipun belum terjadi proses pengiriman (transfer) zakat pada pihak atau lembaga yang dimaksud

Referensi :
1. Al Fiqhul Islami juz 5 hal. 283    
2. Buhgyatul mustarsyidin hal. 100  
3. Al Mausuatul fiqhiyyah juz 23 hal. 345

Bahasa yang Baik

Islam mengajarkan kepada umatnya untuk berbahasa, tulis maupun lisan secara baik. Karena pemakaian bahasa yang baik akan mendatangkan kebaikan, tidak saja kepada orang lain tetapi kepada dirinya sendiri. 

Sebaliknya, pemakaian bahasa yang buruk atau jahat. Juga akan mendatangkan keburukan atau kejahatan, yang pada akhirnya akan kembali dirasakan oleh dirinya sendiri. “Jika kamu berbuat baik berarti kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka kejahatan itu bagi dirimu sendiri” (QS Isra’ [[17]:7).

Bahasa atau perkataan yang baik laksana sebuah pohon yang baik (QS. Ibrahim [14]:24 – 25). Akarnya kuat mampu menyimpan air dan menahan tanah dari erosi. Cabang-cabang menjulang ke langit bisa menjadi tempat berteduh dan memberikan kesejukan dan kenyamanan kepada orang yang berada di sekitarnya. Dan pada setiap musim mengeluarkan buah untuk dikonsumsi oleh manusia.

Belajar dari ta’bir itu, seorang muslim harus senantiasa memperhatikan kualitas pemakaian bahasanya, apakah kepada orangtua, guru, teman , bahkan orang yang belum dikenal sekalipun. Ia harus bisa menjaga ucapannya.

Bahkan dalam melakukan dakwah, Islam sangat menekankan penggunaan bahasa yang baik, yaitu berupa sikap yang bijaksana nasihat, dan argumen yang baik. (QS. Al- Nahl[16]:125). 

Rasullullah SAW. tidak pernah mencerca kaum musrik yang dengan kasar dan angkuh yang menolak dakwahnya. Sebaliknya, beliau justru memohonkan ampunan dan kebaikan bagi mereka karena mereka tidak tahu.

Selain itu, tingkat keimanan kita salah satunya juga ditentukan oleh pemakaian bahasa dalam segala aspek kehidupan. Kalau kita tidak mampu berbahasa secara baik, kalau ucapan kita membuat orang lain sakit hati, marah, merasa kecil hati, dipojokkan ataupun dipermalukan, misalnya, maka kita dianjurkan lebih baik diam.

Berapa banyak persahabatan menjadi permusuhaan dan berapa banyak kawan menjadi lawan hanya gara-gara pemakaian bahasa yang tidak patut. Ini sesuai dengan sabda Rasullullah saw. “ Barang siapa yang beriman kepada Allah swt. Dan hari ahir, maka hendaklah berkata yang baik atau diam” (HR Bukkhari dan muslim)

Semoga Allah swt memberi rahmat orang yang baik bicaranya dan dengannya ia memperoleh keuntungan atau diam dan dengannya ia selamat.

Terkait dengan itu, Abu Hasan Ali al – Nashr al – Mawadi mengemukakan empat syarat daalam berbicara yaitu :

  1. Ada perlunya berbicara 
  2. Pada waktu dan tempatnya 
  3. Berbicara secukupnya dan 
  4. Diungkapkan dengan bahasa yang baik

ANALOGI TAWADLU'


Tanam dirimu di dalam bumi yang rendah, sesuatu yang tumbuh tanpa ditanam, dia tidak akan menghasilkan buah yang sempurna

Bahaya sekali orang yang beramal hanya menginginkan kedudukan di masyarakat dan terkenal di masyarakat. tujuan amal ibadah seperti itu tidak lain atas dorongan hawa nafsu

Rasulullah bersabda :
'Barangsiapa yang merendahkan diri, Allah akan memuliakan; dan barangsiapa yang menyombongkan diri, Allah akan merendahkan"

Ibrahim bin Adham ra, berkata : "Tentu tidak benar tujuannya kepada Allah orang-orang yang ingin terkenal."

Ayyub Asy Akhtiyah ra : "Demi Allah, tidaklah seorang hamba disebut sungguh-sungguh benar beribadah, melainkan ia pasti puas, senang. jika ia tidak mengetahui kedudukannya sendiri."

Dalam suatu riwayat Mu'adz bin Jabal ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda : "Sesungguhnya riya' yang sedikit sudah termasuk syirik. barangsiapa yang memusuhi Waliyullah (kekasih Allah) sama dengan menantang perang dengan Allah. Allah Maha Kasih dan Sayang terhadap hamba-Nya yang bertakwa, hamba yang tidak dikenal, di mana orang itu tidak ada tidak dicari, bilamana ada tidak dipanggil atau tidak dikenal. Hati orang seperti ini laksana pelita hidayah, mereka orang-orang yang tidak pernah merasa kesulitan."

Ada suatu riwayat melalui Abu Hurairah ra, dia bercerita :
Pada suatu hari kami berada di majelis bersama Rasulullah SAW tida-tiba Rasulullah SAW berkata : "Besok pagi ada ahli surga yang ikut sholat bersama kalian."
Abu Hurairah ra berkata : "Aku berharap semoga akulah orang yang dimaksud Rasulullah SAW."
Pagi-pagi kemudian aku (Abu Hurairah) sholat tepat di belakang Rasulullah SAW, dan aku tetap duduk di majelis ketika orang-orang sudah pulang. saat itulah tiba-tiba datang orang berkulit hitam, berpakaian buruk compang-camping datang, dan langsung berjabat tangan bersama Rasulullah SAW sambil berkata : "Ya Nabiyallah, ...doakan aku agar aku mati syahid."

Kemudian Rasulullah SAW berdoa, Sementara kami mencium bau kasturi dari badan si hitam tadi. lalu aku bertanya Kepada Rasulullah SAW : "Apakah orang ini, Ya Rasulullah SAW ?"
Rasulullah SAW. Menjawab : "Yaa benar, dia budak dari si Fulan."
Kata Abu Hurairah ra : "Mengapa engkau tidak membelinya dan memerdekakannya?" Rasulullah SAW menjawab : "Bagaimana bisa aku berbuat demikian kalau Allah menghendaki dia menjadi Raja di surga."
Wahai Abu Hurairah...,Sesungguhnya di dalam surga ada raja dan orang-orang yang terkenal, dan budak ini kelak menjadi Raja yang terkenal.
Wahai Abu Hurairah..., Sesungguhnya Allah sangat sayang kepada hamba yang suci hatinya, yang tidak terkenal, bersih, rambutnya terurai, rambutnya kempis, hanya diisi dari yang halal, bilamana masuk ke istana raja tidak diijinkan, bila menyunting putri bangsawan tidak diterima, bila tidak ada tidak dicari, bila ada tidak dipanggil, bila sakit tidak dijenguk, dan bahkan bila mati tidak dihadiri jenazahnya."

Para sahabat ada yang bertanya, "Tunjukan kepada kami salah seorang dari mereka."
Rasulullah SAW menjawab : "Dia bernama Uwais Al Qoroni, kulitnya hitam coklat, kedua bahunya lebar, sedikit tinggi dan selalu menundukkan kepalanya untuk membaca Al-Qur'an, ia tidak dikenal di bumi, tapi sangat terkenal di langit, andaikan ia bersungguh-sungguh minta sesuatu kepada Allah pasti dikabulkan. Di bahu kirinya ada belang sedikit. wahai Umar dan Ali......,bila kalian bertemu dengannya, mintalah kepadanya agar membaca istighfar untukmu."

Remaja


Pada masa remaja berkembang "social cognition", yaitu kemampuan untuk memahami orang lain. Remaja memahami orang lain sebagai individu yang unik, baik menyangkut sifat-sifat pribadi, minat nilai-nilai maupun perasaannya.
Pemahaman ini mendorong remaja untuk menjalin hubungan sosial yang lebih akrab dengan mereka (terutama teman sebaya), baik melalui jalinan persahabatan maupun percintaan (pacaran)

Pada masa ini juga berkembang sikap "conformity" yaitu kecenderungan untuk menyerah atau mengikuti opini, pendapat, nilai, kebiasaan, kegemaran (hobby) atau keinginan orang lain (teman sebaya). perkembangan sikap yang konformitas pada remaja dapat memberikan dampak yang positif maupun negatif bagi dirinya

Apabila kelompok teman sebaya yang diikutinya atau diimitasinya ini menampilkan sikap dan prilaku yang secara moral atau agama dapat dipertanggungjawabkan, seperti kelompok remaja yang taat beribadah, memiliki budi pekerti yang luhur, rajin belajar dan aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial, maka kemungkinan besar remaja tersebut akan menampilkan pribadi yang baik. sebaliknya apabila kelompoknya itu menampilkan sikap dan prilaku melecehkan nilai-nilai moral, maka sangat dimungkinkan remaja akan menampilkan perilaku seperti kelompoknya tersebut


Remaja sebagai bunga dan harapan bangsa serta pemimpin di masa depan sangat diharapkan dapat mencapai perkembangan sosial secara matang, dalam arti dia memiliki penyesuaian sosial (social adjustment) yang tepat

Penyesuaian sosial ini dapat diartikan sebagai "kemampuan untuk mereaksi secara tepat terhadap realitas sosial, situasi dan relasi." Remaja dituntut untuk memiliki kemampuan penyesuaian sosial ini, baik dalam lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat


                    (Ilustrasi : Ibu dan anak)

Dalam beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua mempengaruhi moral remaja, yaitu :


  1. Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat moral remaja dengan tingkat moral orang tua ( Haan, Langer & Kohlberg, 1976)
  2. Ibu-ibu remaja yang tidak nakal mempunyai skor yang lebih tinggi dalam tahapan nalar moralnya daripada ibu-ibu yang anaknya nakal; dan remaja tidak nakal mempunyai skor yang lebih tinggi dalam kemampuan nalar moralnya daripada remaja yang nakal (Hudgins & Prentice, 1973)
  3. Terdapat dua skor yang  dapat meningkatkan perkembangan moral anak atau remaja, yaitu (a) orang tua yang mendorong anak untuk berdiskusi secara demokratik dan terbuka mengenai berbagai isu, dan (b) orang tua yang menerapkan disiplin terhadap anak dengan teknik berfikir induktif (Parikh, 1980)

SIMULASI DIGITAL

Deskripsi Mata Pelajaran Simulasi Digital

Mata pelajaran Simulasi Digital adalah mata pelajaran yang membekali siswa agar dapat mengomunikasikan gagasan atau konsep melalui media digital.
Dalam proses pemelajaran, siswa dapat mengomunikasikan gagasan atau konsep yang dikemukakan orang lain dan mewujudkannya melalui media digital, dengan tujuan menguasai teknik mengomunikasikan gagasan atau konsep.
Tujuan akhir setelah siswa mempelajari berbagai keteknikan dan cara bekerja yang terkait dengan mata pelajaran kejuruan, siswa mampu mengomunikasikan gagasan atau konsep yang ditemukannya sendiri atau modifikasi dari gagasan atau konsep yang sudah ada.

GLOSARIUM

Komunikasi daring atau komunikasi virtual
adalah cara berkomunikasi di mana penyampaian dan penerimaan informasi atau pesan dilakukan dengan menggunakan Internet, atau melalui dunia maya (cyberspace).

Real-time adalah kondisi pengoperasian dari suatu sistem perangkat keras dan perangkat lunak yang dibatasi oleh rentang waktu dan memiliki tenggat waktu (deadline) yang jelas, relatif terhadap waktu suatu peristiwa atau operasi terjadi.

Email adalah sarana kirim mengirim surat melalui jalur jaringan komputer (misalnya Internet).
Videophone adalah telepon dengan layar video dan mampu menangkap video (gambar) sekaligus suara yang ditransmisikan. Fungsi telepon video sebagai alat komunikasi antara satu orang dengan orang yang lainnya secara real-time

Google+
 hangouts adalah fitur layanan video chat gratis dari Google yang memungkinkan obrolan satu lawan satu dan obrolan grup hingga sepuluh orang pada waktu bersamaan.

Warga digital merupakan individu yang memanfaatkan teknologi informasi untuk membangun komunitas, bekerja, dan berekreasi.

Cyber Law 
adalah istilah hukum yang terkait dengan pemanfaatan teknologi informasi. Istilah lain yang juga digunakan adalah hukum Teknologi Informasi (Law of Information Techonology) Hukum Dunia Maya (Virtual World Law) dan Hukum Mayantara. Istilah-istilah tersebut lahir mengingat kegiatan internet dan pemanfaatan teknologi informasi berbasis virtual.

E-learning merupakan singkatan dari Elektronic Learning, merupakan cara baru dalam proses belajar mengajar yang menggunakan media elektronik khususnya internet sebagai sistem pembelajarannya. E-learning merupakan dasar dan konsekuensi logis dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.

Edmodo adalah salah satu dari beberapa jenis Social Learning Networks (SLNs) yang beredar di dunia internet.

Learning Management System (biasa disingkat LMS) adalah aplikasi perangkat lunak untuk kegiatan ‘’online’’, program pembelajaran elektronik (e-learning program), dan isi pelatihan.

Presentasi video adalah video untuk mengomunikasikan ide atau gagasan, yang digunakan untuk memperkenalkan produk yang dibuat melalui proses merekam gambar dan suara, menata urutan dan menyambung atau memotong gambar dan menyataukannya menjadi kesatuan yang utuh.

Sinopsis adalah suatu peristiwa atau rekaan yang dikisahkan dalam bentuk cerita singkat, ringkas, padat dan jelas, tanpa menghilangkan unsur – unsur pentingnya. Dengan membaca sinopsis mendapatkan gambaran utuh dari sebuah cerita.

Treatmen adalah langkah menyusun urutan adegan, sehingga adegan tersebut menjadi cerita yang menarik.

Capture adalah screenshot, screen capture atau screen dump adalah gambar yang diambil oleh komputer untuk melakukan record terhadap item yang ditampilkan oleh monitor atau visual output device yang lain.

Editing atau menyunting adalah suatu proses dalam pekerjaan audio video ataupun redaksi yang sifatnya mempertimbangkan setiap materi publikasi secara substansial serta up grading teknis penyajian materi publikasi setelah melewati penilaian substansi dipandang layak untuk disiarkan. Staf redaksi yang melakukan editing biasa disebut editor atau redaktur.

Rendering adalah proses akhir dari keseluruhan proses pemodelan ataupun animasi komputer. Dalam rendering, semua data-data yang sudah dimasukkan dalam proses modeling, animasi, texturing, pencahayaan dengan parameter tertentu akan diterjemahkan dalam sebuah bentuk output (tampilan akhir pada model dan animasi).
Tugas : 
1. Biodata 
2. Grafik
3. PPT
4. E-pub